Ancelotti Masih Mau Menyerap Ilmu Kepelatihan Klopp dan Pochettino

Ancelotti Masih Mau Menyerap Ilmu Kepelatihan Klopp dan Pochettino – Carlo Ancelotti ialah salah satunya pelatih top dalam dunia. Tetapi, ia masih tetap ingin menyerap pengetahuan kepelatihan Juergen Klopp serta Mauricio Pochettino.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Nama Ancelotti melejit saat membesut AC Milan. Ada delapan trofi ia persembahkan pada periode itu, yang salah satunya satu Scudetto serta dua titel Liga Champions.

Setelah tinggalkan Milan, ia berlabuh ke Chelsea dengan memberi trofi Premier League, Piala FA, serta Community Shield. Lalu pindah ke Paris Saint-Germain dengan menyapu titel Ligue 1.

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Ancelotti lalu berubah ke Real Madrid. Bersama dengan Los Blancos, ia memenangkan Copa del Rey, Liga Champions, Piala Super Eropa, serta Piala Dunia Antarklub.

Pria 59 tahun itu ikut sukses di Liga Jerman bersama dengan Bayern Munich. Ada satu titel Bundesliga serta dua Piala Super Jerman yang dimenangi, akan tetapi perjalanannya tercoreng sesudah dikeluarkan pada September 2017.

Walau telah memenangkan banyak titel berprestise, Ancelotti belumlah berhenti belajar untuk memerhatikan pelatih yang lain. Diakuinya ingin pelajari kepelatihan Klopp serta Pochettino.

“Pelatih manakah yang akan saya tekuni? Saya dikit kenal pelatih, tetapi saya akan menjelaskan Klopp atau Pochettino,” kata pelatih Napoli, Ancelotti, pada Corriere della Sera.

“Saya sudah mengetahui bagaimana (Max) Allegri, (Diego) Simeone, (Luciano) Spalletti, serta (Pep) Guardiola kerja. Tetap menyenangkan untuk lihat seperti apakah pelatih kerja dalam latihan, tapi menyalin mustahil,” sambungnya.

Klopp miliki style bermain yang seringkali dimaksud dengan gegenpressing. Timnya akan selalu lakukan desakan ke lawan waktu kehilangan bola.

Pochettino diketahui dengan style main counterpressing. Salah satunya kunci strategi ini ialah perubahan secepat kilat ke pola pikir bertahan saat perebutan bola hilang.

You might also like