Polisi Pastikan Dua Pembunuh Calon Pendeta Bakal Mendapatkan Hukuman Berat

Polisi Pastikan Dua Pembunuh Calon Pendeta Bakal Mendapatkan Hukuman Berat

Polisi Pastikan Dua Pembunuh Calon Pendeta Bakal Mendapatkan Hukuman Berat – Polisi sukses tangkap pembunuh calon pendeta Melindawati Zidemi (24). Dua orang aktor telah diputuskan terduga yaitu Hendri (18) serta Nang (20).

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara pastikan ke-2 terduga dapat dapatkan hukuman berat. Penyidik ke polisian masukkan masalah ini dalam Masalah 338 serta Masalah 340 KUHP. Akan tetapi dapat pula ditambahkan dengan masalah pencabulan.

“Hukumannya mati, itu telah optimal,” tegas Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain di Mapolda Sumsel, Jumat (29/3).

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Gereja Kristen Injili Indonesia (GKII) mengapresiasi langkah cepat kepolisian tangkap dua aktor pembunuhan calon pendeta Melindawati Zidemi. GKII minta ke-2 aktor diberi hukuman seberat-beratnya.

Pimpinan Pusat GKII, Trisno Kurniadi menyampaikan terima kasih atas tanggapan cepat yang dijalankan pihak kepolisian hingga banyak terduga bisa diamankan. “Kami animo kapasitas polisi, kami katakan terima kasih gak terhingga,” papar Trisno.

Lewat cara manusiawi, pihaknya memaafkan tindakan ke-2 terduga. Tetapi, mereka menyerahkan semuanya perkara ini ke polisi serta minta aktor diberi hukuman seberat-beratnya.

“Kami emosi lantaran tindakan mereka begitu bejat, kami belajar memaafkan. Namun hukum masih ditegakkan, dituntut semaksimal mungkin,” pungkasnya.

Diakuinya kehilangan atas kematian Melindawati. Dikarenakan, korban adalah calon pendeta yang mungkin serta belum pernah mengerang dalam pekerjaannya.

“Melinda anak yang begitu baik, setia, tdk mengerang di letakkan dimanapun,” katanya.

You might also like